Anice-Anaci

Me

IMG_6536 - CopySaya sebagai Saya/I am who I am

Kalau misalnya saya ditanyakan (walaupun mungkin tak ada yang akan bertanya :D), “Seandainya kau bisa dilahirkan lagi (kembali), hal apa saja yang akan kau pinta kepada Tuhan, misalnya kau mau seperti apa atau siapa, lahir dalam keluarga seperti apa atau bagaimana?” maka jawaban saya, “Dulu sekali saya sering berandai-andai lahir dalam keluarga berada di seberang lautan, maksudnya adalah di benua Australia. Toh, tempat  itu hanya di seberang satu lautan, tak jauh-jauh amat. Kenapa Tuhan lemparkan saya di tempat terpencil yang tak jauh-jauh dari negeri yang dikenal dengan negeri kangguru itu. Tapi tentu itu hanya pikiran kanak-kanak.

Sekarang ketika pertanyaan yang sama diajukan pada saya, maka jawaban saya yang pasti adalah saya tetap meminta untuk dilahirkan sebagai saya yang adalah saya sekarang oleh ibu saya dalam keluarga ayah-ibu saya yang sekarang, sebuah keluarga biasa nan sederhana di satu kampung kecil di bagian selatan Amarasi, Kupang, Pulau Timor, NTT, Indonesia.

Kelahiran/Birth story

Beberapa tahun lalu, sementara orang masih terlelap dalam kehangatan selimut, kokok ayam yang bersahutan, dalam balutan temaram cahaya saya muncul ke muka bumi, menghirup aroma tanah, unsur dari mana tubuh setiap manusia terbentuk yang lalu dihembuskan nafas oleh Sang Pencipta.

Sekolah/School

IMG_20151204_130216-1-1Bersekolah dari TK, SD, SMP, hingga SMA di Amarasi, Kab Kupang, NTT. Lanjut berkuliah di Teachers College, Universitas Pelita Harapan (UPH), Lippo Karawaci, Tangerang, Indonesia.

Membuat blog ini sewaktu berada di bangku semester empat. Saat-saat di mana terjadi krisis panggilan antara terus memilih bergelut dengan angka-angka (baca matematika) ataukah beralih haluan ke kata-kata (literatur). Namun hanya oleh tuntunan Dia yang Maha Kuasa, orang-orang-Nya dikirim kepada saya, dan masa-masa krisis itupun dapat terlewati.

Posisi terakhir/Current Position (update)

Guru di SMP Lentera Harapan Kupang, di bawah Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH).

Kontak/Contact

email             : tnunayanaci@gmail.com

facebook      : anaci tnunay

google+        : anaci tnunay

goodreads  :  anaci tnunay

Akun-akun lain saya tak punya. Pernah mencoba punya akun di setiap medsos, tapi jadi agak pusing bagaimana harus sering ditengok, lalu seumpama tanaman, mereka pun layu dan mati. Sudah beristirahat dalam damai mereka sekarang.

Iklan
Puisi

Terang

Sumber: pinterest

gelap malam

ruangan sempit

terasa sesak

terasa gerah

apakah hidup seperti ini?

 
dalam keakuanku

jelas tak dapat kulihat

sebuah titik terang  di sana

 

kulepaskan keakuanku

membiarkan titik terang itu masuk

menerobos kegelapan

memberikan kelegaan

mengaliri jiwaku yang kering

 

kupalingkan muka ke kiri dan ke kanan

ke belakang dan ke depan

semua yang kulihat bermandikan cahaya

 

terdapat padang rumput

hijau dan segar

 

ada sumber air

mengalir

tak pernah henti

 

inilah keindahan