Selamat Tahun Baru 2013

Aku ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru buatmu sekalian, sekaligus kuberitahukan ada sesuatu membuatku sedih. Datang dari para pemuda produktif, bahkan yang sudah beranak sekalipun. Setiap malam tahun baru bukannya bersama keluarga berdoa di rumah, menutup tahun lama serta menyambut tahun baru, melainkan:
Duduk-duduk, minum-minum, mabok-mabokan, joget-joget, tertawa-tawa, teriak-teriak, dan melakukan kerusuhan antar geng. Hingga esok pagi tanggal 1 Januari, sementara lonceng gereja berdentang memanggil umat mengadakan kebaktian menyambut tahun baru, mereka malah sedang teler di emperan rumah-rumah orang, beristirahat untuk siangnya dengan motor kongkor mereka konvoi keliling kampung per kampung, masuk dari pintu ke pintu. ///Kondisi yang sangat memprihatinkan, orang-orang tak bisa tidur untuk bergereja esok pagi, sebab bunyi tape dilengkapi speaker disusun berundek2 sangat membuak pekak telinga. Antara satu kelompok dengan kelompok lain saling bersaing mana suara tape paling ‘gede’.
Ah, Sobat, rasanya aku ingin menangis. Tapi apa yang mesti kutangisi sementara di luar sana kalian bilang, ‘lho…ini urusan kami kok lu yang sedih???’ Lalu kalian pun tertawa-tawa.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s