Kau yang Kau

Hanya kau dan harus kau yang menjadi kau. Bukan orang lain. Mengucap syukur dan tapakilah jalanmu. Kebetulan demi kebetulan dihadirkan bukan karena kebetulan. Sebab memang demikian sudah yang tertulis. Kerahkan kemampuan terbaikmu walau dengan tertatih sebagai persembahan berbau harum kepada sang sumber. Tersembunyi rencana dan maksud tertentu di sana yang mungkin saat ini belum sepenuhnya kau pahami.

Hujan sore ini* @Kretan-Kpg, NTT, 3 Jan’ 2017.

Ket: *mengingat musik puisi Fileski berjudul “Hujan Pagi Ini” 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s