Pusing Papagi di Hari Pertama USBN

Lonceng gereja berdentang. Sudah yang ketiga kali. Orang-orang di dalam gereja mulai mengumandangkan hymne, dilanjutkan dengan sahutan berbalas-balasan.

Ini paskah kedua, katanya.

20170208_081256Berseberangan dari samping kiri gedung gereja, hanya terpisah jalan selebar empat meter lalu tembok gedung sekolah, anak-anak kelas 9 duduk dengan tegang dan tampak serius menghadapi soal Agama.

Saya duduk di depan mereka. Beberapa meter di samping  ada juga rekan mengawas. Saya baru saja selesai mengisi lembar pernyataan untuk keperluan administrasi. Tak ada lagi yang saya lakukan seusai menyambar dua potong kue lezat borneo dengan segelas aqua (terima kasih sudah menyediakan.. sangatlah berarti bagi saya) selain duduk dan mengamati wajah anak-anak di depan.

Kepala saya tambah pusing lama-lama memandangi mereka. Pagi tadi saja saya hampir ambruk (lagi, setelah insiden penerimaan rapor tahun 2012 dulu) saat berdiri di aula pimpin devotion. Omongan saya jadi agak ngawur tadi (dengan hati yang paling rendah, maafkan dan ampunilah..). Syukurnya hanya sebentar karena diberi kursi untuk duduk (terima kasih:)). Syukurnya lagi, pusing ini tidak terjadi saat berkendara (alhamdulillah). 

Pikir-pikir dan merenung, kenapa coba, bisa pusing sedemikian?

. .. … …. ….. …… …… ……. ……. ………

Ok, sekarang baru tahu kenapa.

Bukankah gejalanya sudah dari semalam setelah sore harinya dan setengah empat hingga bahkan maghrib lewat pun, kau masih sibuk bara’o dan ba’angkut pupuk kandang dan gali sana-sini demi katanya tamanmu itu, lalu bukannya minum air putih terlebih dahulu, kau malah langsung bergabung dengan acara minum kopi, lalu pagi tadi lagi datang ke sekolah menempuh perjalanan berpuluh-puluh kilo dengan perut kosong bahkan tanpa segelas air putih pun. Sekarang kau pikir… dan kau rasa sudah!

Baiklah, itu pelajaran. Jangan lagi terulang. Syukurlah, sekarang kau bahkan dapat memahatkan momen papagi ini…:)

Thanks to God…

***

17 - 3Berhala Bunga

Sorenya ia begitu sibuk dengan bunga-bunga hingga lewat tengah malam.

Paginya ia ditemukan mati terkapar karena kehabisan tenaga.

W.o.w… Sepertinya insiden papagi  hari ini membawa hikmah… 😀 🙂 ♥♥♥

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s