Cerita Persiapan Akreditasi Sekolah

18222056_10210898859165796_3164039268981586773_nDi SMP Lentera Harapan Kupang atau nama resmi di dinas PPO dan kemendikbud itu SMP Kristen 1 Kupang, ini adalah kali kedua akan diadakan akreditasi sekolah setelah tahun 2012 lalu. Kala itu walau sekolah yang bernaung di bawah payung Yupenkris GMIT (yang kemudian beralihnama menjadi Yapenkris Nehemia sekarang) ini baru setahun diambilalih manajemennya oleh YPPH dengan nama SMP Lentera Harapan Kupang, oleh anugerah Tuhan mendapat akreditasi B+.

Saat pertama kali persiapan, kami cukup bingung karena kami para guru hampir semuanya masih hijau dalam urusan administrasi. Berkat pimpinan Tuhan, kami diberikan keberanian (:D) bertanya sana-sini, mencari di internet, bagi yang punya orang tua guru maka ia akan bertanya kepada orangtuanya, bahkan kami pun sampai mengundang orang luar (guru-guru yang sudah lebih berpengalaman) datang ke sekolah mengadakan sosialisasi terkait akreditasi.

Ngomong-ngomong, apa itu akreditasi? Menurut KBBI, akreditasi adalah pengakuan terhadap lembaga pendidikan yang diberikan oleh badan yang berwewenang setelah dinilai bahwa lembaga itu memenuhi syarat kebakuan atau kriteria tertentu.

Dengar-dengar cerita tentang akreditasi di luar sana, saya bersyukur bahwa di Lentera, kami tidak mengenal yang namanya manipulasi sebentar hanya untuk dinilai baik oleh tim asesor. Nah, apa lagi itu atau siapa itu tim asesor? Saya mencoba cari arti kalimat atau pengertiannya di kamus Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris tapi tidak ketemu. Saya pikir itu jelas berhubungan dengan kata assess yang adalah menilai atau menaksir.

Ok, mari lanjut. Dibanding persiapan kali pertama, jelas sekarang jauh lebih baik. Data-data lumayan tersedia sekalipun mungkin satu-dua tidak ada bukan karena tidak diadakan tapi karena kelalaian seorang dua orang di antara kami yang ketika berakhir tahun pelajaran, dokumen-dokumen itu ikut disampahkan, contoh saja dokumen pertemuan berkala guru dan orang tua siswa, atau keikutsertaan kegiatan siswa mengikuti suatu lomba namun ketika dicari-cari fotonya justru tak ada (kalau yang ini benar-benar saya salah satu pelakunya..:D)

Sebagai pelengkap, berikut beberapa momen yang sempat dipahatkan dalam bentuk gambar. Diambil dari album foto wakasek kurikulum, Ibu Yenny Etidena, yang dititahkan menangani kerja persiapan ini berhubung sang kepsek sementara dipinjam Kemendikbud RI untuk bertugas di Bali.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s