Catatan Buku, Merayakan Keseharian

Kapsul 28: Sherlock Holmes dan Sidney Seldon

Sherlock Holmes dan Sidney Sheldon. 

Menyebut Sherlock Holmes seperti menyebut seorang anak manusia yang benar-benar pernah ada di dunia. Ia seperti benar-benar berdaging, bisa makan, bernapas, berak, mandi, yang pernah tinggal di salah satu kamar sewa di pinggir jalanan London. Nama Sherlock Holmes sendiri mungkin jauh lebih akrab di telinga orang dibanding penulisnya, Sir Arthur Conan Doyle. Bukan masalah. Toh, itu adalah sebuah kebanggan bagi penulisnya. Artinya, ia berhasil. 

Beda dengan Sidney Seldon. Entah judul dan nama tokoh boleh berganti apa saja dan boleh siapa saja, selama nama penulis masih Sidney Seldon. 

Cerita-cerita yang tidak mengizinkanmu mengambil jeda, dan sesudah tamat, kau akan merasa seperti kehilangan sahabat. 

Cerita-cerita semacam ini pula yang melemparkan kembali saya ke masa-masa SMP/A, membaca serial Lima Sekawan yang dipinjamkan teman saya. Ah, betapa manis momen-momen kala itu😉😊. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s