About My Name: Anaci _Angelwords_Anice

name 2

Anaci Tnunay, itulah namaku. Asli. Sesuai surat baptis, akta lahir, dan dokumen-dokumen penting lainnya.

Sewaktu kanak-kanak, aku pernah ingin punya nama yang sulit dibaca, sulit diucap, sulit diingat. Inginnya, namaku seperti orang bule.

Terkadang, aku mencoba menulis huruf-huruf tak beraturan, mengacak huruf di antara 26 bentuk itu, demi membuat namaku sendiri biar unik dan beda dari yang biasanya.

Akhirnya, aku berhasil membuat nama yang kuinginkan. Shyanchy Angelwords HbubamNama yang keren, bukan? 😉 🙂

Nama itu tentu punya arti.

Suku pertama, Shyanchy adalah gabungan nama sahabat-sahabatku dan namaku sendiri. Syuni, Lani, dan Naci. Tentu dengan sedikit modifikasi;

Suku kedua, Angelwords, aku yang memilih menulisnya begitu.  Angel itu malaikat. Aku mau punya hati seperti malaikat, dan words itu kata-katanya. Lagian kalau nama Anaci dimodifikasi bentuknya, maka akan terlihatlah kata Angel. Caranya: Anaci ; An tetap, berikut huruf a dibuat ekor, jadilah huruf g; kemudian pada huruf c ditambahkan lengkungan kecil ke lengkung atasnya hingga terbentuklah huruf e, lalu yang terakhir pada huruf i, aku hilangkan saja tanda titik di atasnya supaya bisa terbaca huruf l.

Hasilnya, jadilah rangkaian huruf Angel.

Nah, suku yang ketiga, Hbubam, adalah marga Tnunay yang ditulis dengan huruf sandi. Biasa dipelajari di kegiatan pramuka. Tapi kalau di sini aku tahunya bukan dari kegiatan pramuka melainkan dari satu buku bacaan anak yang dipinjamkan sahabatku. Judul bukunya Membongkar Kematian. Nama penulisnya sudah aku lupa. (Cerita dalam buku bacaan itu sangat seru).

Sejak saat itu, untuk iseng-iseng aku sering menulis: my name is Shyanchy Angelwords Hbubam.

Nama itu kupakai bertahun-tahun, SD, SMP, SMA. Bukan untuk menyangkal diriku, atau menolak nama indah pemberian bapak dan mama, melainkan untuk senang-senang saja menulisnya di buku harian atau buku catatan pelajaran, bahkan di buku cetak matematika yang dibelikan bapak.

Saat kuliah di luar Kupang, tepatnya di Universitas Pelita Harapan, di Lippo Karawaci, namaku yang Anaci Tnunay dibilang susah diucap, susah dibaca, susah diingat. Kata mereka namaku unik, nama yang sangat jarang, bahkan mereka belum pernah dengar sebelumnya.

Tanggapan orang-orang ini membuatku balik heran. Padahal di Kupang, nama yang seperti itu bertebaran. Malahan dianggap nama yang biasa saja.

Tapi jadinya aku yang malah senang. Senang karena di sini namaku sulit dibaca, sulit diucap dan sulit diingat. 

Walau beberapa yang baru saja membaca atau mendengarnya, mereka dengan lancar melafalkannya, aku tetap senang sebab bagi kebanyakan orang namaku unik.

Setiap manusia unik. Itu pasti. 
Tentang diriku, inilah salah satu keunikanku.

Nah…

Tapi seiring berjalannya waktu, suatu hari di UPH ketika aku mencoba memikirkan kira-kira nama apa yang cocok kupakai sebagai nama pena untuk ditampilkan nanti di cerpen pertama hasil karyaku, maka akhirnya aku memilih Anice Tunayt“.

Nama pena itu hasil dari sedikit perubahan nama asliku sendiri, Anaci Tnunay yang merujuk kepada  a nice tonight” yang artinya sebuah malam yang indah atau boleh “malam ini indahatau apapun yang bisa merujuk ke sana sebab dalam bahasa Inggris sendiri frasa ‘a nice tonight’ tak ada.

Baiklah, demikian sedikit kilasan tentang namaku, Anaci Tnunay, Shyanchy Angelwords Hbubam, dan Anice Tunayt…  🙂 🙂

 

Iklan

4 comments on “About My Name: Anaci _Angelwords_Anice

  1. audrey salean berkata:

    Menarik…
    😀

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s